SELAMAT DATANG DI TRAVEL ARFA UMROH

Kami katering bahagia menyediakan beraneka ragam kebutuhan menu makanan, snack box, rantang, tumpeng, dll untuk momen special Anda & Keluarga

Senin, 12 November 2018

Umroh Di Bulan Romadon 2019

Benarkah Umrah pada Bulan Ramadan Sama Pahalanya Dengan Pahala Haji?


Ada sebuah hadis yang pernah diriwayatkan sang Ibnu Abbas, menurut Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, Fa inna umrata fiihi takdilu khajjah. Artinya, umrah di bulan Ramadhan pahalanya misalnya ibadah haji.

Dalam riwayat yang lain juga disebutkan, khajjata ma'ii. Artinya, (pahalanya seperti) haji bersamaku. Lalu apakah hadis tadi dianggap sahih oleh kebanyakan ulama?

Melansir dari page Muslim.Or.Id, hadis tadi tergolong hadis yang shahihain atau benar. Sehingga hadis itu dijadikan menjadi keutamaan ibadah umrah dalam bulan Ramadhan. 

Namun, sebagian ulama pula beropini bahwa hadis tadi eksplisit (khusus) untuk seseorang wanita yang saat itu berbincang menggunakan Rasulullah saja.

Munculnya hadis tadi dilatarbelakangi saat Rasulullah bertanya kepada seseorang perempuan  , "Mengapa kamu nir berhaji bersamaku?".

Perempuan itu menjawab, beliau tidak berhaji beserta Rasulullah lantaran harus mengurus rumah tangga buat menggantikan suaminya yg ikut berhaji beserta Rasulullah.

Maka kemudian, Rasulullah mengatakan kepada perempuan   itu, "Apabila nanti tiba bulan Ramadhan, pergilah umrah. Karena umrah pada bulan Ramadhan pahalanya sama seperti ibadah haji."

Dari situlah, pendapat ulama terpecah sebagai dua. Sebagian ulama menganggap bahwa hadis tadi spesifik ditujukan buat perempuan   itu saja. Beberapa ulama bersikukuh bahwa hadis itu berlaku buat semua orang yg beribadah umrah dalam bulan Ramadhan. 

Kelompok ulama yg tidak sepaham, lalu mengajukan pertanyaan, bagaimana mungkin pahala ibadah umrah sama misalnya haji? Padahal, amalan yg dilakukan haji lebih banyak? 

Ulama ahli hadis & pakar fikih menjawab, hadis itu sama seperti hadis Rasulullah mengenai keutamaan membaca surat Al-Ikhlas yang sebanding menggunakan membaca sepertiga Alquran. Padahal, surat Al-Ikhlas hanya terdiri menurut empat ayat. 

Meskipun Rasulullah selalu berumrah pada bulan Dzulqa'dah, tetapi jumhur (kebanyakan) ulama beropini bahwa umrah pada bulan Ramadan sangat diutamakan apabila mengungkapkan pahala.

Sedangkan bila berbicara keutamaan mengikuti kebiasaan Rasulullah, maka umrah dalam bulan Dzulqa'dah lebih diutamakan. 

Yang niscaya, tidak diperbolehkan seseorang membanding-bandingkan & menghakimi orang lain. Dalam artikel yg ditulis Amrullah Akadintha mengungkapkan, Ibnul Qayyim rahimahullah mengungkapkan bila masalah ini adalah masalah pilihan semata.

0 komentar:

Posting Komentar